 Blog For Free!
Archives
Home
2006 May
2006 March
2006 February
2006 January
2005 December
2005 April
2004 October
2004 August
2004 July
2004 June
2004 May
2004 April
My Links
My Site
My Community Site
alceri's Blog
pinkktreasurez2's Blog
Doimain Name free site
Adilah's Blog
h4y4t1's Blog
tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images
Sponsored
Blog
Daily Tip:
|
| Wonderful Life |
| 05.26.06 (8:08 pm) [edit] |
...
....
....
........
.....
Wonderful Life
|
|
|
| |
| Mungkin kau bukan cinta sejatiku |
| 05.12.06 (9:48 pm) [edit] |
hari-hari ku terus bersamamu
sebagai seorang kekasih yang selalu mencintaimu
di kala ku ingin bersamamu
kau selalu menolak dengan alasan yang tidak bisa aku tolak
ku marah, tapi ku tak bisa melepaskanmu
ku coba untuk mengalah lagi,lagi dan lagi
tapi kau tetap tidak peduli
apakah kau memang bukan cinta sejatiku
apakah kau hanya seberkas cahaya yang lewat di hati ini
apakah kau hanya sebuah pohon yang hanya memberikan keteduhan sementara
ku tak tau harus berbuat apa lagi...
aku juga manusia..
yang perlu kasih sayang dan cinta
aku juga manusia...
aku juga manusia yang perlu memberikan cinta dan kasih sayang...
kini hatiku hancur...
kau tetap juga tidak perduli...
sehingga kini kusadari, memang kau mungkin bukanlah cinta sejatiku..
maka pergilah Sayangku..
temukan cinta sejatimu..
yang kelak akan membahagiakan mu
yang kelak akan bisa membuatmu tersenyum sepanjang hari
yang kelak tidak akan membuatmu menangis sedetikpun..
pergilah Sayangku...temukan cinta sejatimu
dan kelak jika kau tidak menemukan cinta sejatimu
maka kembalilah, karena aku lah cinta sejatimu
yang bisa membuatmu menangis dan tertawa
yang bisa membuatmu sedih dan gembira
yang bisa membuatmu mencintai dan dicintai
yang bisa membuatmu sengsara dan bahagia
Namun takkan bisa membuatmu menjadi milik orang lain
Namun takkan bisa membuat hati ini pada orang lain
Namun takkan bisa membuat cinta ini untuk yang lain
.....
.....
|
|
|
| |
| Segarrrr |
| 03.12.06 (10:20 pm) [edit] |
hmmmm, hari ini gue segar kali..cos dah holiday 2 hari, enak kan ... hari sabtu keliling kota, yach biarpun kotanya kecil, kan dah cukup buat cuci mata...hahahaha (jangan mikir yang lain yach)... trus sunday ...jalan2 lagi, kalo ini sich jalan sambil belajar, gimana sich jadi pengusaha yang success, trus apa aja yang di lakuin mereka kalo lagi jala2, eh salah satunya tuh harus buaaaanyaaaak tman, trus pintar ngomong, trus keberanian lah buat transaksi (bukan transaksi yang ga benar lho) yach transaksi bisnis lah.... enaknya kalo bisa jadi sperti mereka yach , pengen juga ahh seperti mereka...!!
|
|
|
| |
| Segarrrr |
| 03.12.06 (10:19 pm) [edit] |
hmmmm, hari ini gue segar kali..cos dah holiday 2 hari, enak kan ... hari sabtu keliling kota, yach biarpun kotanya kecil, kan dah cukup buat cuci mata...hahahaha (jangan mikir yang lain yach)... trus sunday ...jalan2 lagi, kalo ini sich jalan sambil belajar, gimana sich jadi pengusaha yang success, trus apa aja yang di lakuin mereka kalo lagi jala2, eh salah satunya tuh harus buaaaanyaaaak tman, trus pintar ngomong, trus keberanian lah buat transaksi (bukan transaksi yang ga benar lho) yach transaksi bisnis lah.... enaknya kalo bisa jadi sperti mereka yach , pengen juga ahh seperti mereka...!!
|
|
|
| |
| Segarrrr |
| 03.12.06 (10:19 pm) [edit] |
hmmmm, hari ini gue segar kali..cos dah holiday 2 hari, enak kan ... hari sabtu keliling kota, yach biarpun kotanya kecil, kan dah cukup buat cuci mata...hahahaha (jangan mikir yang lain yach)... trus sunday ...jalan2 lagi, kalo ini sich jalan sambil belajar, gimana sich jadi pengusaha yang success, trus apa aja yang di lakuin mereka kalo lagi jala2, eh salah satunya tuh harus buaaaanyaaaak tman, trus pintar ngomong, trus keberanian lah buat transaksi (bukan transaksi yang ga benar lho) yach transaksi bisnis lah.... enaknya kalo bisa jadi sperti mereka yach , pengen juga ahh seperti mereka...!!
|
|
|
| |
| Malam Yang Sibuk |
| 03.08.06 (4:56 pm) [edit] |
Wah tadi malam aku sibuk banget, baru aja pulang kerumah dah harus ngerjain tugas kantor, habis malas sich kerjain di kantor... Trus pas mau nyante eh ada sms masuk lagi, yach terpaksa di balas dech, tapi isinya ga bagus... ngajak berantem, biasa masalah itu lagi.....( Girl) udah seslai berantem lewat sms, eh ada telepon dari teman kerja ,suruh datang ke Sentral any trouble was happened, wahhhhh.......terpaksa gue jalan lagi and tidurnya harus jam 24 malam...so sekarang ngantukkkkkkkkk,,,, Kok tadi malam banyak sekali trouble yach.. ga taulah.. but petuah said if you have much trouble in your life you will be strong people...benar kah ini...? yach mudah2an dech trouble make me strong not make me hopeless... Just keep smile every day, maybe you friends think you carzy, but there is the best way to bee happy people ( I think) :)
|
|
|
| |
| Ternyata Aku Masih banyak kekurangan |
| 03.01.06 (5:23 pm) [edit] |
Pagi ini pagi yang indah , berangkat ke kantor, eh sebelum berangkat main dulu dengan anak bayi tetangga yang lucu,imut2 dan bikin aku selalu tertawa, memang indah. Sampe di kantor, lihat kerjaan, wah jadi pusing banget, trus pas mau ngirim laporan, eh internetnya ngadat.. wadowwww. Trus aku ngomel, eh teman gue nyeletuk, kamu man terlalu banyak mengelu, ehhh, wah emang benar teman gue ini, aku masih banyak kekurangan terutama yang satu ini... ga tau kok bisa gitu yach. Selama ini aku ga sadar kalo hampir tiap hari selalu mengeluh, ntah mengeluh soal kerjaan,soal pacar,soal gaji soal teman, pokoknya banyak lah, wahhh kok bisa gitu yach.. Kok aku ga bisa bersyukur atas semua rejeki dan nikmat yang aku peroleh yach.. gawat nich... yach setidaknya aku berterimakasih kepada teman saya ini, karena dia selalu mengingatkan saya akan kekurangan-kekurangan saya, sehingga mungkin saya bisa memperbaiki kesalahan saya ini, thanks friend.... nach itulah enaknya kalo punya banyak teman..... heheheh keep be happy
|
|
|
| |
| Just update |
| 02.20.06 (11:37 pm) [edit] |
There is something we can't reach, so..... hehehehe stay to try to reach it..
|
|
|
| |
| Just update |
| 02.14.06 (9:30 pm) [edit] |
"Don't waste your time on jealousy. Sometimes you're ahead, sometimes you're behind...the race is long, and in the end it's only with yourself... and always thinking how much you have GOD bless in your life ??? we can't count that , we just can say Thanks GOD I can not life without Your bless"
|
|
|
| |
| This Morning |
| 01.31.06 (10:26 pm) [edit] |
wake up at the morning, with not good health and go to office for get data for weekly report... my feeling not good, yeah i don't know why like this.... I'm very lazy and wanna sleep at office.... but I remember, I have money for my work and if I sleep at office that same with corrupt. Yeah just say thanks to GOD... although my healt not good. That life, some time we strong and some time we weak, just enjoy it and ones again keep smile every time, smile and smile......
|
|
|
| |
| My life so beautiful |
| 01.30.06 (9:27 pm) [edit] |
Just Wanna say Thank's To GOD My life so beautiful, so happy and enjoy it heheh, keep smile :) "Don't waste your time on jealousy. Sometimes you're ahead, sometimes you're behind...the race is long, and in the end it's only with yourself... and always thinking how much you have GOD bless in your life ??? we can't count that , we just can say Thanks GOD I can not life without Your bless"
|
|
|
| |
| Hidup Yang Cukup |
| 01.26.06 (10:03 pm) [edit] |
Dari milis tetangga ...
========================= ========================= = Date: Thu, 26 Jan 2006 05:20:31 -0000 From: "anton m. suryawardhana" <ari.ams@gmail.com> Subject: “Hidup Cukupâ€
"Hidup Cukup" Oleh: Radhar Panca Dahana
Bang Uki telah lebih dari 20 tahun berdagang nasi uduk di pinggir Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Uduk yang sungguh enak. Tiap pagi puluhan orang antre untuk makan di tempat atau dibawa pulang. Paling lama dua jam saja seluruh dagangan Bang Uki–ad a empal, telur, semur daging, tempe gorengâ€&rdquo ;ludes habis. Begitu setiap hari, 20 tahun lebih.
Pertengahan 1980-an, ekonomi Orde Baru tengah menanjak ke puncak ketinggiannya. Bang Uki, dengan ritme stabil batang pohon cabai yang terus berproduksi, belanja pukul satu dini hari, masak mulai pukul dua, berangkat pukul empat, dan seusai subuh telah menggelar barang dagangnya. Tepat jam tujuh pagi, semua tuntas. Pukul sepuluh, ia sudah nongkrong di teras rumah, lengkap dengan kretek, gelas kopi, dan perkutut. "Tinggal nunggu lohor," tukasnya pendek.
Berulang kali pertanyaan bahkan desakan untuk membuka kios terbukanya hingga lebih siang sedikit ditolak Bang Uki. "Buat apa?" tukasnya. "Gua udah cukup. Anak udah lulus es te em. Berdua bini gua udah naik haji. Apalagi?" Pernah sekali penulis jumpai ia sedang memasak di rumahnya. Langit di luar masih gelap. Kedua mata Bang Uki terpejam. Tangan- nya lincah mengiris bawang merah. Saya menegur. Tak ada reaksi. "Abah masih tidur," istrinya balas menegur.
Kini, 15 tahun kemudian, Bang Uki sudah pensiun. Wajahnya penuh senyum. Hidupnya penuh, tak ada kehilangan. Kami yang kehilangan, masakan sedap khas Betawi. Kami sedikit tak rela. Bang Uki terlihat begitu ikhlasnya. Wajahnya terang saat ia dimandikan untuk kali terakhirnya. Dua jam berdagang, enam jam bekerja, telah mencukupkan hidupnya.
Dan Bang Uki tidak sendiri. Nyi Omah juga tukang uduk di Pasar Jumat, Pak Haji Edeng tukang soto Pondok Pinang, pun begitu. Tukang pecel di Solo, gudeg di Yogya, nasi jamblang di Cirebon, atau bubur kacang hijau di Bandung, juga demikian. Mereka yang bekerja dan berdagang untuk mencukupi kebutuhan hidup. Jika telah cukup, untuk apa bekerja lebih. Untuk apa hasil, harta atau uang berlebih? "Banyak mudaratnya," kilah Pak Haji Edeng.
Mungkin. Apa yang kini jelas adalah perilaku bisnis dan ekonomi tradisional negeri ini ternyata mengajarkan satu moralitas: hidup wajib dicukupi, tetapi haram dilebih-lebihkan. Berkah Tuhan dan kekayaan alam bukan untuk kita keruk seorang. Manusia adalah makhluk sosial. Siapa pun mesti menenggang siapa pun.
Alternatif kapitalisme
Moralitas berdagang "Bang Uki" tentu bertentangan dengan apa yang kini menjadi moral dasar perekonomian material- kapitalistik. Di mana prinsip laissez faire atau free will dan free market digunakan tak hanya untuk memberi izin bahkan mendesak setiap orang untuk "mendapatkan sebanyak-banyaknya dengan ongkos sesedikit mungkin". Satu spirit yang nyaris jadi kebenaran universal dan hampir tak ada daya tolak atau daya koreksinya.
Dan siapa pun mafhum dengan segera, prinsip dan moralitas ekonomi modern itu bukan hanya melahirkan orang-orang yang sangat kaya, bahkan keterlaluan kayanya (semacam pembeli Ferrari seharga Rp 5 miliar yang mubazir di Jakarta yang macet), tetapi juga sejumlah besar orang yang hingga kini tak bisa menjamin apakah ia dapat makan atau tidak hari ini.
Moralitas kapitalistik hanya menyediakan satu jalur sosial berupa filantrofisme, yang umumnya hanya berupa "pengorbanan" material yang hampir tiada artinya dibanding kekayaan bersih yang dimilikinya. George Soros, misalnya, dengan kekayaan 11 miliar dollar AS (hampir sepertiga APBN Indonesia), mengeluarkan 400 juta dollar (hanya sekitar 4 persen atau setara dengan bunga deposito) untuk berderma dan menerima simpati global di sekian puluh negara.
Dan siapa peduli, bagaimana seorang Bill Gates, Rupert Murdoch, Liem Sioe Liong atau Probosutedjo menjadi begitu kayanya. Moralitas dasar kapitalisme di atas adalah dasar "legal" untuk meng- amini kekayaan itu. Betapapun, boleh jadi, harta yang amat berlebih itu diperoleh dari cara-cara kasar, telengas, ilegal bahkan atau–l angsung dan tak langsungâ€&rdq uo;dari merebut jatah rezeki orang lain.
Dan siapa mampu mencegah atau menghentikannya? Pertanyaan lebih praktisnya adalah: Siapa berani? Tak seorang pun. Hingga sensus mutakhir menyatakan adanya peningkatan jumlah harta orang- orang kaya dunia sebanding dengan peningkatan jumlah orang yang papa. Belahan kekayaan ini sudah seperti palung gempa yang begitu dalamnya.
Lalu di mana Bang Uki? Ia tak ada di belahan mana pun yang tersedia. Ia ada dan memiliki dunianya sendiri. Yang mungkin aneh, alienatif, marginal, tersingkir, luput, apa pun. Namun sesungguhnya, ia adalah sebuah alternatif. Bukan musuh, lawan, atau pendamping kapitalisme. Ia adalah sebuah tawaran yang membuka kemungkinan di tengah kejumudan (tepatnya ketidakadilan) tata ekonomi dunia saat ini.
Ekonomi cukup
Prinsip "hidup yang cukup" Bang Uki adalah landasan bagi sebuah "ekonomi cukup", di mana manusia tidak lagi mengeksploitasi diri (nafsu)-nya sendiri, juga lingkungan hidup sekitarnya. Ia mengeksplorasi potensi terbaiknya untuk memenuhi keperluan manusia, sebatas Tuhan– yang mereka percayaâ€&rdqu o;menganjurkan atau membatasinya.
Bagaimana "cukup" itu didefinisi atau dibatasi, tak ada–ba hkan tak perlu— ukuran dan standar. Seorang pengusaha dan profesional dapat mengukurnya sendiri dengan jujur: batas "cukup" bagi dirinya. Jika bagi dia dengan keluarga beranak dua, pembantu dua, tukang kebun, satpam atau lainnya, merasa cukup dengan sebuah rumah indah, dua kendaraan kelas menengah, mengapa ia harus meraih lebih? Mengapa ia harus melipatgandakannya?
Apalagi jika usaha tersebut harus melanggar prinsip hidup, nilai agama, tradisi dan hal-hal lain yang semula ia junjung tinggi? Andaikan, sesungguhnya ia mampu menghasilkan puluhan miliar tabungan, sekian rumah mewah peristirahatan bahkan jet pribadi, dapat dipastikan hal itu hanya akan menjadi beban. Bukan melulu saat ia berupaya meraih, tetapi juga saat mempertahankannya.
Bila pengusaha tersebut berhasil men- "cukup"-kan dirinya, secara langsung ia telah mengikhlaskan kekayaan lebih yang tidak diperolehnya (walau ia mampu) untuk menjadi rezeki orang lain. Ini sudah sebuah tindak sosial. Dan tindak tersebut akan bernilai lebih jika "kemampuan lebihnya" itu ia daya gunakan untuk membantu usaha atau sukses orang lain. Sambil menularkan prinsip "ekonomi cukup", ia akan merasakan "sukses" atau kemenangan hidup yang bernuansa lain jika ia berhasil membantu sukses lain orang dan tak memungut serupiah pun uang jasa.
Maka, secara langsung satu proses pemerataan demi kesejahteraan bersama pun telah berlangsung. Palung atau sen- jang kekayaan pun menipis. Kesempatan meraih hidup yang baik dapat dirasakan semua pihak. Pemerintah dapat bekerja lebih efektif tanpa gangguan-gangguan luar biasa dari konflik-konflik yang muncul akibat ketidakadilan ekonomi.
Dan seorang pejabat, hingga presiden sekalipun, dapat pula mendefinisikan "cukup" baginya: jika seluruh kebutuhan hidupku, hingga biaya listrik, gaji pembantu hingga pesiar telah ditanggung negara, buat apalagi gaji besar kuminta? Moralitas seperti ini adalah sebuah revolusi. Dan revolusi membutuhkan keberanian, kekuatan hati serta perjuangan tak henti.
Maka, "cukuplah cukup". Kita sederhanakan sebagai prinsip hidup/ekonomi yang "sederhana". Kian sederhana, maka kian cukup kian sejahteralah kita. Ukurannya? Yang paling sederhana, usul saya: semakin tinggi senjang jumlah konsumsi dibanding jumlah produksi kita sehari-hari, makin sederhana, makin cukup dan sejahteralah kita.
Jika Anda mampu membeli Ferrari, mengapa tak mengonsumsi Mercedes seri E saja, atau Camry lebih baik, atau Kijang pun juga bisa. Dan dana lebih, bisa Anda gunakan untuk tindak-tindak sosial, untuk membuat harta Anda bersih, aman, dan hidup pun nyaman penuh senyuman.
Beranikah Anda? Berani kita? Tak usah berlebih, kita cukupkan saja.
Radhar Panca Dahana Sastrawan
--
|
|
|
| |
| Can Not To Predicted |
| 01.26.06 (1:08 am) [edit] |
Life can not to preidcted just want say Love your life, with love to others and say thank's to GOD
|
|
|
| |
| Penantian Sang Ayah |
| 01.21.06 (9:00 pm) [edit] |
*KotaSantri.com :* Tersebutlah seorang ayah yang mempunyai anak. Ayah ini sangat menyayangi anaknya. Di suatu weekend, si ayah mengajak anaknya untuk pergi ke pasar malam. Mereka pulang sangat larut. Di tengah jalan, si anak melepas seat beltnya karena merasa tidak nyaman. Si ayah sudah menyuruhnya memasang kembali, namun si anak tidak menurut.
Benar saja, di salah satu tikungan, ada sebuah mobil lain melaju kencang tak terkendali. Ternyata pengemudinya mabuk. Tabrakan tak terhindarkan. Si ayah selamat, namun si anak terpental keluar. Kepalanya membentur aspal, dan menderita gegar otak yang cukup parah. Setelah berapa lama mendekam di rumah sakit, akhirnya si anak siuman. Namun ia tidak dapat melihat dan mendengar apapun. Buta tuli. Si ayah dengan sedih, hanya bisa memeluk erat anaknya, karena ia tahu hanya sentuhan dan pelukan yang bisa anaknya rasakan.
Begitulah kehidupan sang ayah dan anaknya yang buta-tuli ini. Dia senantiasa menjaga anaknya. Suatu saat si anak kepanasan dan minta es, si ayah diam saja. Sebab ia melihat anaknya sedang demam, dan es akan memperparah demam anaknya. Di suatu musim dingin, si anak memaksa berjalan ke tempat yang hangat, namun si ayah menarik keras sampai melukai tangan si anak, karena ternyata tempat 'hangat' tersebut tidak jauh dari sebuah gedung yang terbakar hebat.
Suatu kali anaknya kesal karena ayahnya membuang liontin kesukaannya. Si anak sangat marah, namun sang ayah hanya bisa menghela nafas. Komunikasinya terbatas. Ingin rasanya ia menjelaskan bahwa liontin yang tajam itu sudah berkarat. Namun apa daya si anak tidak dapat mendengar, hanya dapat merasakan. Ia hanya bisa berharap anaknya sepenuhnya percaya kalau papanya hanya melakukan yang terbaik untuk anaknya.
Saat-saat paling bahagia si ayah adalah saat dia mendengar anaknya mengutarakan perasaannya, isi hatinya. Saat anaknya mendiamkan dia, dia merasa tersiksa, namun ia senantiasa berada disamping anaknya, setia menjaganya. Dia hanya bisa berdo'a dan berharap, kalau suatu saat Allah dapat memberi mujizat. Setiap hari jam 4 pagi, dia bangun untuk mendo'akan kesembuhan anaknya. Setiap hari.
Beberapa tahun berlalu. Di suatu pagi yang cerah, sayup-sayup bunyi kicauan burung membangunkan si anak. Ternyata pendengarannya pulih! Anak itu berteriak kegirangan, sampai mengejutkan si ayah yang tertidur di sampingnya. Kemudian disusul oleh pengelihatannya. Ternyata Allah telah mengabulkan do'a sang ayah. Melihat rambut ayahnya yang telah memutih dan tangan sang ayah yang telah mengeras penuh luka, si anak memeluk erat sang ayah, sambil berkata. "Ayah, terima kasih ya, selama ini engkau telah setia menjagaku."
***
Sahabatku, terkadang seperti Anak itulah tingkah kita. Terkadang kita Buta dan Tuli, tidak mau sedikit pun mendengar dan melihat sekeliling kita. Tapi Allah sebagai AYAH YANG BAIK dan SETIA pada Kita. Dia selalu dengan Sabar Menuntun dan Menolong Kita.* (anonim)*
|
|
|
| |
| Holday At Village |
| 01.21.06 (8:12 pm) [edit] |
Yesterday is holiday, so I enjoy my holiday, go to picnic at village. Place where we can breath clean air, place where we can find people that have shine face, place where we can find preety smile, place where all the people calm, please where all people repsect with the norm, please where life feel free, no job that make our head think hard, no job that make other people suffering, no job that make other people dissapointed, everything natural. Some time I hope can life like that people, can smile although their body waste with mud, and although their work with power that we can think. But their still happy, with their wife,husband,child,ankle, ount and their neighbour. That very difficult to find in my place, place where everything not natural, place where we can't know who our neighbour, place where every people individualistic, place where life not for happy, but life for many,wealth and position. But I not want compalin with my life, I just complain why people in my place like that and some time I'm do like that.... But I bilieve some time, I will find that place where life just for happy, not other. And for that, every time we must always smile and says Thanks Allah , you always bless my life with happy.............
|
|
|
| |
| Some Time We Can't Get What We Want |
| 01.19.06 (7:49 pm) [edit] |
Yeah, there is life, Maybe some time we want something, but we can't get it and some Time we not want something , but we get it, This Life very difficult to predict, so just accept everything that happened to you without much complain, cos everything was happend and your real life just this day, not tomorrow or yesterday so enjoy this day. and find tomorrow with your preety smile 
|
|
|
| |
| Love Make Me Crazy |
| 01.17.06 (9:23 pm) [edit] |
Thanks Again To GOD because make sense of LOVE
when love grow our heart, there is anything in the world are beatiful.
Yaa Allah If she is my life mate, please keep our always in your bless
and if she is not my life mate, please make my heart strong to face this life.
Everything depend on you,
once again Thanks Allah SWT, I still enjoy my love....
|
|
|
| |
| Say Thanks To Allah SWT |
| 01.13.06 (9:33 pm) [edit] |
Thanks Allah SWT, wake up in the morning, pray and enjoy read book, very happy can read good book in the morning, cos this day I'm not work , holiday. when out from my room meet neighbour baby, very funny and that make me very love him, yes baby just smile when we smile to him, maybe even we angry with him , they still smile, who not love baby? yeah that very happy if we have baby, and this I want say thanks to Allah SWT this day i'm very happy and can enjoy my life. One again thank's GOD...!
|
|
|
| |
| Happy |
| 01.08.06 (4:07 pm) [edit] |
This day I'm have new day, that must say thanks to Allah SWT, I still can see beatiful day, still can hear birds singing, yeah thanks GOD, i'm the lucky man in the world...
|
|
|
| |
| Thank's My GOD Allah SWT |
| 01.03.06 (7:40 pm) [edit] |
There is much Reason to say thank's to our GOD Allah SWT, when you wake up in the morning, u can hear bird singing and thinking how many people can't hear like you in this morning so we say Thankyou GOD i still can hear this day, and every time we always breathe, now thinking what happend if we can't breathe just for 5 minute..?
when you out from your home you can see the blossom flower full of color, and thinking how many people can't see beatiful world this morning?
when you go to your office , you find your friends smile, now thinking how many people in the world that life without smile..
this now say thankyou to our GOD Allah SWT, there is very easy just say Alhamdulillhahi Rabbil Alamin, you still give me your bless
to be continue
|
|
|
| |
| New Years |
| 01.02.06 (4:58 pm) [edit] |
Happy new year,
myabe this to late to say happy new years, but that not wrong.
in this year i will start new life, be good life, have new knowledge , have much money, have some one that can be loved , and have new job that can garant my future, heheh i hope i can reach life like that.
so from this day just do anything good and just promise for something that can i do. first study before and after sleep, just try to be good person
ok happy new years and happy new life !
|
|
|
| |
| Don't be complain |
| 01.02.06 (4:52 pm) [edit] |
Yesterday i was get order from my bos, when i was back to home and want selep, but the order make me very sad, why i must back to office i just arrived in home, yeah that make me complain, why i work in this company, why i must work with not good salary, but some time i think, that very much people can't get job and thereis very much people unhappy in the world. And i remember some advice from my friends, happines is come from your mind not from your surrounding, if you can see anything can make you happy, you will happy... so just change your mind. every time just thinking about happy...
and now you can be happy..!
:D
|
|
|
| |
| Don't be complain |
| 01.02.06 (4:49 pm) [edit] |
Yesterday i was get order from my bos, when i was back to home and want selep, but the order make me very sad, why i must back to office i just arrived in home, yeah that make me complain, why i work in this company, why i must work with not good salary, but some time i think, that very much people can't get job and thereis very much people unhappy in the world. And i remember some advice from my friends, happines is come from your mind not from your surrounding, if you can see anything can make you happy, you will happy... so just change your mind. every time just thinking about happy...
and now you can be happy..!
:D
|
|
|
| |
| Don't be complain |
| 01.02.06 (4:49 pm) [edit] |
Yesterday i was get order from my bos, when i was back to home and want selep, but the order make me very sad, why i must back to office i just arrived in home, yeah that make me complain, why i work in this company, why i must work with not good salary, but some time i think, that very much people can't get job and thereis very much people unhappy in the world. And i remember some advice from my friends, happines is come from your mind not from your surrounding, if you can see anything can make you happy, you will happy... so just change your mind. every time just thinking about happy...
and now you can be happy..!
:D
|
|
|
| |
| update |
| 12.26.05 (5:24 pm) [edit] |
coba
|
|
|
| |
|
|